Wednesday, June 20, 2012
Tuesday, May 08, 2012
TULISAN 5
ENAM LANGKAH MANAJEMEN RISIKO
Manajemen risiko adalah suatu proses
mengidentifikasikan dan mengukur harta, hutang, dan personil dari risiko murni.
Enam langkah yang termasuk dalam proses manajemen risiko adalah :
1. Menemukan tujuan perusahaan/keluarga dalam mencapai proses manajemen risiko.
2. Setelah tujuan diterapkan maka manajer risiko harus mengidentifikasikan kerugian kerugian dari perusahaan atau keluarga. Identifikasi risiko ini mungkin merupakan fungsi yang paling sulit dilakukan oleh seorang manjer risiko. Kesaahan alam mengidentifikasikan seluruh hal-hal yang ada dalam keluarga menyebabkan manajer risiko tidak memiliki kesempatan dan mengetahui kerugian yang tidak diketahui secara ilmiah.
3. Langkah berikut yang penting adalah mengukur kerugian yang potensial selama periode anggaran. Yang termasuk dalam pengukuran ini yaitu;
1. Menemukan tujuan perusahaan/keluarga dalam mencapai proses manajemen risiko.
2. Setelah tujuan diterapkan maka manajer risiko harus mengidentifikasikan kerugian kerugian dari perusahaan atau keluarga. Identifikasi risiko ini mungkin merupakan fungsi yang paling sulit dilakukan oleh seorang manjer risiko. Kesaahan alam mengidentifikasikan seluruh hal-hal yang ada dalam keluarga menyebabkan manajer risiko tidak memiliki kesempatan dan mengetahui kerugian yang tidak diketahui secara ilmiah.
3. Langkah berikut yang penting adalah mengukur kerugian yang potensial selama periode anggaran. Yang termasuk dalam pengukuran ini yaitu;
·
Kemungkinan
atau kesempatan bahwa kerugian tersebut akan terjadi
·
Pengaruh
dari kerugian tersebut
·
Kemampuan
untuk memperkirakan kerugian-kerugian yang besar yang benar-benar akan terjadi.
Proses pengukuran ini penting karena dapat mengidentifikasikan terhadap hal-hal
yang benar-benar serius dalam perusahaan.
4. Langkah berikutnya manajer risiko
harus memilih kombinasi yang terbaik dari teknik yang digunakan dalam
memecahkan masalah tersebut yang termasuk dalam teknik ini yaitu:
·
Menghindari
exposure
·
Mengurangi
kesempatan bahwa kerugian akan terjadi atau bila hal-hal tersebut terjadi maka
kurangi besarnya kerugian
·
Memindahkan
kerugian yang potensial kepada bagian yang lain
·
Mengurangi
kerugian-kerugian tersebut
5. Setelah memutuskan alternative
teknik dari risiko maka manajer risiko harus menerapkan keputusan yang dibuat.
6. Hasil dari keputusan yang telah dibuat harus
diawasi untuk mengevaluasi dari keputusan tersebut.Nugroho, Widyo dkk.1999.Asuransi dan Manajemen Risiko.Jakarta:Penerbit Gunadarma
Wednesday, May 02, 2012
TEORI ORGANISASI MODERN
Teori ini
kadang disebut sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar
ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat semua unsure organisasi
sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan
bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan
lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakam system terbuka.
Teori modern
dikembangkan sejak tahun 1950 dalam banyak hal yang mendalam teori modern berbeda
dengan teori klasik perbedaan tersebut diantaranya adalah :
Teori klasik memusatkan
pandangannya pada analisa dan deskripsi
organisasi
Sedangkan
Teori modern dengan tekanan pada
perpaduan dan perancangan menjadikan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh.
- Teori klasik telah membicarakan
konsep koordinasi, scalar dan vertical, sedangkan teori modern lebih dinamis
dari pada teori lainnya dan meliputi lebih banyak variabel yang
dipertimbangkan.
Teori modern menyebutkan bahwa kerja suatu organisasi adalah sangat
kompleks, dinamis, multilevel, multidimensional, multivariable, dan probabilistic.
Dengan analisa system teori organisasi modern mencoba untuk mencari jawaban
atas pertanyaan yang saling berhubungan.
Pertanyaan kunci tersebut diantaranya adalah ;
- Apa yang merupakan bagian-bagian
strategis system
- Apa yang menyebabkan mereka saling
bergantung
- Proses-proses inti apa yang
menghubungkan bagian-bagian secara bersama-sama dan memberikan penyesuaian satu
sama lain.
- Tujuan apa yang hendak dicapai
melalui system
Konsep system umum menjadi dasar utama analisa organisasi dalam teori
modern, dan secara ringkas kedua teori ini baik teori modern maupun teori system
umum mempelajari;
- Bagian-bagian dalam keseluruhan dan
pergerakan individu didalam dan diluar system
- Interaksi individu-individu dengan
lingkaran yang terjadi dalam system
- Interaksi diantara individu-individu
dalam system
- Masalah-masalah pertumbuhan dan
stabilitas system.
Teori modern menunjukkan tiga kegiatan proses hubungan universal yang
selalu muncul pada system manusia dalam perilakunya berorganisasi yaitu;
- Komunikasi
- Konsep keseimbangan
- Proses pengambilan keputusan
Perkembangan teori organisasi yang telah dibahas, memberikan dasar
munculnya berbagai pendekatan manajemen yang berbeda-beda adapun
pendekatan-pendekatan manajemen tersebut adalah ;
- Pendekatan proses ;
- Pendekatan keprilakuan ;
- Pendekatan kuantitatif ;
- Pendekatan system;
- Pendekatan situasional.
Amperaningrum, Izzati dan Widyatmini.1994.Pengantar Organisasi & Metode.Jakarta:Penerbit Gunadarma
Teori Organisasi
2.
Teori Neoklasik
Teori ini
secara sederhana dikenal sebagai teori atau aliran hubungan manusiawi (The
Human Relation Movement). Teori neoklasik ini dikembangkan atas teori klasik. Anggapan
dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan
sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan
inilah maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai
sekelompok orang dengan tujuan bersama. Perkembangan teori ini dimulai dengan inspirasi
percobaab-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga
Munsterberg.
Hugo
Munsterberg dikenal sebagai pencetus psikologi industry dan tulisannya yang
menonjol dalambuku yang berjudul Psychology and Industrial Efficiency tahun
1913. Buku ini merupakan jembatan penting antara manajemen ilmiah dan
perkembangan lebih lanjut dari teori neoklasik. Dalam hal ini, Munsterberg
menekankan adanya beberapa perbedaan karakteristik individual dalam organisasi
dan mengingatkan adanya pengaruh factor social dan budaya terhadap organisasi.
Percobaan-percobaan
di Howthorne yang dilakukan dari tahun 1924 samapai 1932 menandai adanya
permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi. Percobaan ini merupakan
kristalisasi teori neoklasik. Penemuan-penemuan Howthorne telah menambah
dimensi-dimensi baru dan esensial bagi teori organisasi. Didalam studi
Howthorne tersebut telah memperkenalkan gagasan bahwa organisasi adalah suatu system
terbuka dimana segmen teknis dan manusiawi saling berkaitan erat. Dan pada
akhirnya percobaan-percobaan Howthorne menunjukkan bagaimana kegiatan
kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruh pada operasi organisasi.
Dalam hal
pembagian kerja, teori neoklasik telah mengemukakan perlunya hal-hal sebagai
berikut :
-
Partisipasi
-
Perluasan kerja
-
Manajemen Bottom-Up
Amperaningrum, Izzati dan Widyatmini.1994.Pengantar Organisasi &
Metode.Jakarta:Penerbit Gunadarma
Pengantar Organisasi dan Metode
1.
Teori organisasi klasik :
Teori klasik terkadang disebut juga
teori tradisional yang berisikan konsep tentang organisasi mulai dari abad 19.
Teori ini digambarkan secara umum oleh para teoritisi klasik sebagai sangat
tersentralisasi dan tugas-tugas terspesialisasi serta memberikan petunjuk
mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.
Teori klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan ,
kekuasaan, tujuan, peranan, kegiatan, komunikasi dan factor lain yang terjadi
bila orang-orang bekerja sama.
Kemudia teori ini berkembang menjadi tiga aliran yang dibangun berdasarkan
anggapa dan efek yang sama yaitu; teori birokrasi, teori administrasi, dan
teori manajemen ilmiah.
Teori birokrasi
Teori ini dikemukakanoleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic
and Spirit of Capitalism”.
Kata birokrasi berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal,
karena wewenangnyaberasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang
dirumuskan secara jelas dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan
tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
Karakteristik birokrasi menurut Weber ;
- Pembagian kerja yang jelas
- Hirarki wewenang yang dirumuskan secara baik
- Program rasional dalam pencapaian tujuan organisasi
- System prosedur bagi penanganan situasi kerja
- System aturan yang mencakup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para
pemegang jabatan
- Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal
Teori administrasi
Teori ini sebagian
besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari
Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika
Henri Fayol seorang
industrialis dari Perancis, hidup pada tahun 1841-1925, Fayol mengemukakan dan
membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi
;
- Pembagian kerja
- Wewenang dan tanggung jawab
- Disiplin
- Kesatuan perintah
- Kesatuan pengarahan mendahulukan kepentingan umum dari pada kepentingan
pribadi
- Balas jasa
- Sentralisasi
- Rantai scalar
- Aturan
- Keadilan
- Kelanggengan personalia
- Inisiatif
- Semangat korps
Henry Fayol juga memerinci
fungsi-fungsi kegiatan administrasi menjadi elemen-elemen manajemen yang
dikenal sebagai Fayol’s Functionalism yaitu : perencanaan, pengorganisasian,
pemberian perintah, pengkoordinasian, dan pengawasan.
James D. Mooney dan
Allen Reilly pada tahun 1931 menulis dan menerbitkan buku “Onward Industry”. Mereka
menyebut koordinasi sebagai factor terpenting dalam perencanaan organisasi dan
menekankan tiga prinsip organisasi ;
- Prinsip koordniasi -Prinsip
scalar
- Prinsip fungsional
Amperaningrum, Izzati dan Widyatmini.1994.Pengantar Organisasi & Metode.Jakarta:Penerbit Gunadarma
TUGAS 3
THE UNMANAGED COMPANY
Beberapa minggu sebelum lulus dari sekolah bisnis, Pablo
Cervantes memulai pencarian kerjanya di San Diego, daerah California. Sementara
ia sedang membaca iklan baris, matanya menangkap satu yang sangat khusus.
Enerjik, dan ingin bergabung dengan perusahaan yang baru
terbentuk di bidang pembuangan limbah. Kami mengantisipasi pertumbuhan lima
ratus persen di beberapa tahun pertama. Porang yang bergabung dengan tim kami
harus melupakan tentang kendala-kendala dan peran-peran yang ditekankan oleh
firma. Tuliskan untuk kami mengenai dirimu, kotak pos 7654 koran ini.
Berpikir “apa yang saya gagal?” Cervantes mengirim surat
dan lamarannya. Sangat terkejut, saat menerima telepon kira-kira satu minggu
kemudian. Marty Berg si penelepon berkata dia mewakili Solar Waste dan ingin
bertemu dengan Cervantes. Dua orang lelaki ini menyusun waktu yang tepat. Cervantes
mengikuti arahan menuju sebuah bangunan batako di daerah di kota.
Berg dikawal oleh Cervantes menuju ke sebuah sudut bangunan
yang hampir kosong. Mereka duduk di dua kursi butut yang berdekatan dengan meja
kerja. “Jangan biarkan penampilan menyesatkanmu” kata Berg. “Kita memiliki
kontrak satu juta dollar di depan untuk bereksperimen dengan matahari yang baru
– system pembuangan limbah padat. Itu adalah gelombang masa depan. Iklan itu
menyebutkan kita mengharapkan pertumbuhan lima ratus persen di beberapa tahun
pertama tapi itu adalah perkiraan yang konservatif. Salah satu pendiri
perusahaan adalah seorang jenius ilmiah. Dia berpikir dia memiliki ide yang tepat
untuk menyembuhkan masalah pembuangan limbah di berbagai iklim yang cerah.
“Terdengar sangat bagus untukku” kata Cervantes. “tapi
pekerjaan apa yang kamu miliki dalam pikiran mu? Saya punya latar belakang
bisnis, saya bisa menjual. Saya bisa menyelesaikan masalah. Saya bisa membantu
mengatur perusahaan. Keterampilan apa yang kamu cari? Apa yang akan menjadi
pekerjaan saya?”
Dengan sebuah senyum, Berg melihat Cervantes dan berkata “Pablo
itulah intinya, kita mencoba untuk membuat iklan. Solar Waste tidak memiliki
jabatan dalam pekerjaan, tidak ada deskripsi pekerjaan dan tidak ada tingkatan
manajemen. Kita semua akan menyingsingkan lengan baju dan melakukan apapun yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan. Kamu harus menyingkirkan your
hangs-up tentang teori organisasi klasik untuk bekerja disini
“Anda bermaksud mengatakan anda akan mencoba untuk memenuhi
kontrak satu juta dollar tanpa melakukan perencanaan, pengorganisasian,
kepemimpinan atau pengendalian?”
“sekarang tangkap ini, di sekitar sini organisasi
tradisional sudah mati. Kita akan bekerja bersama sebagai sebuah grup dan
melakukan apa yang perlu dilakukan."
“tapi paling tidak kamu ceritakan padaku apa jabatanku
nanti?” Tanya Cervantes. “saya akan menjadi manajer? Seorang tenaga penjualan? Seorang
spesialis?”
Kamu membahas itu lagi”
kata Berg. “jabatan itu tidak memiliki hubungan dengan firma kecil rintisan
kita. Kami mencari bakat dan ambisi. Kami memiliki produk idak konvensional
untuk ditawarkan kepada masyarakat, jadi kami ingin sebuah perusahaan yang
tidak konvensional melaksanakan misi kami. Tidak ada peran untuk siapapun”
“oke saya mengerti
intinya. Tapi bagaimana dengan gaji awal jika saya bergabung di Solar Waste. Berapa
itu?
“Banyak yang akan
tergantung kepada apa yang menurutmu layak dan berapa banyak uang yang kami
sediakan untuk berbagi diantara kami sendiri. Kami tidak mau membayar upah
orang tetap setiap bulan. Banyak yang bergantung pada banyak bekerja banyak
memperoleh”.
Saat ini, telepon Berg bordering.
Setelah mengobrol beberapa menit. Berg berkata “saya harus mengurus keadaan
darurat sekarang. Bisakah kamu kembali dalam 20 menit? Kemudian kamu bertemu dengan
pendiri dari Solar Waste. Saya rasa saya melihat beberapa kemungkinan disini
saya tahu dia ingin bertemu denganmu”.
Cervantes berjalan
diseberang jalan untuk mendapatkan minuman ringan dari mesin penjual. Dia berpikir
untuk dirinya sendiri “Haruskah saya melompat ke mobilku dan menyalakannya? Atau haruskah saya melihat lebih jauh kedalam kesempatan ini untuk
kesempatan yang besar?”
PERTANYAAN :
1. Apa pendapat Anda tentang filosofi
pengelolaan limbah solar ?
2. Apakah struktur organisasi Mert Berg akan bekerja? mengapa atau tidak
mengapa ?
3. Dari point pentingnya, Berg Marty menggambarkan sebuah utopia atau
sebuah lubang ular? Jelaskan alasan Anda.
4. Apa yang harus Pablo Cervantes kerjakan setelah dia selesai mengambil
minuman ringannya ?
JAWABAN :
1. pengelolaan limbah solar tentunya memang sangat diperlukan dalam usaha mengurangi limbah yang ada.
2. Tidak, karena perusahaan ini tidak memiliki struktur yang baik. Perusahaan ini terbengkalai nantinya karena tidak adanya proses dan tingkatan manajemen didalamnya.
3. sebaiknya dalam kerja di setiap kelompoknya tidak hanya menunggu hasil, melainkan saling membahu dalam meningkatkan perusahaannya
4. Sebaiknya Pablo mencari pekerjaan di perusahaan yang lebih terorganisir dengan baik dan memiliki tingkatan dan proses manajemen yang baik pula sehingga tidak akan seperti perusahaan contoh diatas.
Subscribe to:
Posts (Atom)







