Thursday, May 21, 2015

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan Kebudayaan

1.       Hakekat Manusia
Hakikat pada dasarnya adalah intisari atau dasar atau juga kenyataan yang sebenaranya (sesungguhnya). Sedangkan manusia itu sendiri merupakan Manusia adalah makhluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh Allah swt. Kesempurnaan yang dimiliki manusia merupakan suatu konsekuensi fungsi dan tugas mereka sebagai khalifah di muka dumi ini. Jadi, hakikat manusia adalah kenyataan atau kebenaran atas diri manusia sebagai makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT dengan ungsi dan tugas mereka sebagai khaliah di muka bumi.

2.       Perbandingan kebudayaan Barat dan Timur
§    Kebudayaan Barat
Kebudayaan barat adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara memahami ilmu pengetahuan dan filsafat. Berbagai macam debat dan diskusi dilakukan untuk menemukan dan menentukan makna yang sebenarnya (asli) dari kesadaran. Melalui proses belajar dan mengajar, para ahli kebuadayaan barat dituntut untuk pandai dalam berceramah dan berdiskusi.
Kebudayaan Barat tak bisa langsung diartikan kebudayaan yang datang dari barat. Kebudayaan barat yang di tulis sebagai westernculture yang diakui oleh negara belahan dunia manapun sebagai kultur yang berada di Eropa barat bukan Amerika, bukan Australia, dan bukan Negara Eropa Timur atau Selatan. Namun seiring perkembangan,  terjadilah pembatas yang membatasi budaya barat dan timur. Mungkin karena perbedaan ras, agama, persamaan kebudayaan di beberapa belahan negara, sehingga muncul istilah tersebut.
Ciri dominan dari kebudayaan barat adalah memiliki penghargaan terhadap martabat manusia seperti demokrasi, institusi sosial, dan kesejahteraan ekonomi, kemudian kebebasan pada setiap individu, juga penciptaan dan pemanfaatan teknologi dengan menekankan logika dan ilmu.
§    Kebudayaan Timur
Kebudayaan Timur adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara melakukan berbagai macam pelatihan fisik dan mental. Pelatihan fisik dapat dicontohkan dengan cara menjaga pola makan dan minum ataupun makanan apa saja yang boleh dimakan dan minuman apa saja yang boleh di minum, karena hal tersebut dapat berpengaruh pada pertumbuhan maupun terhadap fisik. Sedangkan untuk pelatihan mental yaitu dapat berupa kegiatan yang umumnya/mayoritas dilakukan sendiri, seperti : bersemedi, bertapa, berdo’a, beribadah, dll.
Kebudayaan timur yang dimaksud disini adalah sebuah kebudayaan diluar kebudayaan orang-orang eropa barat (bangsa eropa barat dan jajahannya). Kebudayaan timur muncul sebagai pembeda dari negara-negara yang pernah dijajah oleh bangsa eropa barat. Oleh karena itu munculah sebuah istilah barat dan timur.
Hal yang paling dominan dari kebudayaan timur adalah adat istiadat yang masih dipegang teguh.Walaupun adat istiadat saat ini mulai pudar dan berubah. Selain itu hal yang dominan adalah konsep gotong royong,kebersamaan menjadi hal yang paling utama

§    Perbedaan Antara Kebudayaan Barat dan Timur
          Secara umum perbedaan antara kebudayaan barat dan timur ada 19 item yaitu:
·         Opini/Pendapat
Dalam penyampaian pendapat/opini bagi orang timur lebih cenderung berbelit-belit padahal tujuannya tidak serumit itu berbeda jika dibandingkan dengan orang barat yang langsung menyampaikan pokok masalahnya tanpa banyak basa basi.
·         Waktu
Orang Timur terkenal kurang menghargai waktu kalau ada janji kadang tidak tepat waktu. Berbeda dengan orang Barat mereka sangat menghargai waktu, sebab mereka paling tidak suka keterlambatan waktu.
·         Gaya Hidup.
Orang Timur lebih suka untuk tinggal dekat dengan orang tua, berbeda dengan orang barat yang cenderung mandiri untuk tinggal terpisah dari orang tuanya.
·         Hubungan.
Orang timur memiliki kompeksitas yang tinggi untuk bersosialisasi jadi kebanyakan mereka mengelola beberapa media sosial untuk tetap ‘berdekatan’ dengan orang terdekatnya. Berbeda dengan orang barat yang cenderung individualis dan jarang menjalin hubungan dengan orang lain.
·         Perayaan / pesta
Jika ada perayaan atau pesta, bagi rang timur lebih merasa harus untuk mengundang lebih banyak tamu seperti di acara pernikahan dan undangannya berupa undangan yang benar-benar pemborosan, berbeda dengan orang barat yang jika merayakan pesta diselenggarakan untuk kerabat dekat agar lebih sederhana juga tidak boros.
·         Terhadap sesuatu yang Baru
Orang timur lebih konsumtif terhadap barang-barang baru karenan merasa belum puas jika belum memilikinya. Berbeda dengan orang barat yang tidak terlalu memikirkan kenginannya untuk diwujudkan melainkan hanya untuk sekedar tahu saja.
·         Anak
Perlakuan untuk anak oleh orang timur lebih memanjakan anaknya ketimbang rang barat. Pengharapan keduanya juga berbeda, untuk orang timur berharap agar anaknya kelak menjadi langgeng dan sukses, berbeda dengan orang barat yang dididik mandiri sejak kecil agar dewasa nanti orang tua tidak mengkhawatirkan anaknya nanti.
·         Trendi
·         Jika orang Barat lebih seneng sesuatu yang berbau traditional dan alami, kebalikannya kalau orang Asia belum disebut trendi kalau tidak bergaya ke barat-baratan, contoh : orang Timur lebih merasa gengsi kalau makan di tempat fast food, padahal dinegara asalnya makanan tersebut bisa dibilang makanan biasa saja.
·         Atasan/Bos
·         Ini yang menarik, orang Timur/Asia umumnya memperlakukan atasan lebih dari yang lainnya, dan sang atasannya pun senang diperlakukan seperti itu. Berbeda jika di Barat, atasan tidak terlalu menonjolkan diri sebagai yang punya kuasa penuh, tetap sejajar dengan bawahan, namun tetap punya kekuasaan dan diakui sebagai atasan.
·         MasaTua
·         Kalau orang Timur masa tua lebih banyak ngurusin cucu, kalau di Barat nggak ada namanya ngasuh cucu, paling banter sekedar ketemuan itu pun kalau kangen saja, karena hidupnya sudah masing-masing.
·         Transportasi
·         Dahulu orang Barat sewaktu muda lebih suka pakai mobil, sekarang malah lebih suka pakai sepeda, mungkin karena faktor pentingnya kesehatan berbeda dengan orang Timur, kalau dulu masih pakai sepeda (mampunya beli sepeda) sekarang sudah harus pakai mobil, kalau mampu lagi pakai supir pribadi.
·         Di tempat makan
·         Ditempat makan, kalau orang Barat cenderung tertib jika sedang makan, nggak rame dan seberisik orang Timur.
·         Wisata
·         Kalau lagi wisata, orang Timur paling suka foto-foto, sangat beda sama orang Barat, kalau ke tempat wisata mereka lebih suka mengamati keindahan suasana ketibang foto-foto.
·         Keindahan tubuh ideal
·         Orang Barat merasa ideal punya warna kulit tubuh kecoklat-coklatan, makanya sering berjemur dipantai, beda kalau orang Timur terutama orang Indonesia, malah sangat mendambakan warna kulit putih.
·         Menghadapi masalah
·         Kalau orang Timur lebih umum berpikiran bagaimana supaya bisa menghindari masalah, berbeda dengan orang Barat, bagaimana jika saya menghadapi suatu masalah. Makanya jangan heran kalau di Indonesia orang mau sukses ambil jalan pintas, mau bisnis sukses, main suap rekan bisnis, mau anak sukses jadi pegawai negeri, main suap sana suap sini, mau jadi caleg, asal punya duit jadi deh nomor urut 1, nggak sedikit yang datang ke dukun supaya lebih tercapai cita-cita jadi anggota dewan.
·         Marah
·         Kalau orang Barat lagi marah memang benar-benar marah, beda kalau orang Asia lebih banyak memedam amarah, terkadang ada istilah dibalik senyuman ada kebencian.
·         Percaya Diri
·         Suka tidak suka orang Barat lebih percaya diri dibanding orang Timur.
·         Hari Minggu
·         Orang Timur lebih suka menghabiskan waktu hari libur Sabtu dan Minggu pergi jalan-jalan sekedar pergi ke Mall, nonton bisokop, kongkow-kongkow, beda dengan orang Barat, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibanding pergi jalan-jalan.
·         Makan
·         Umumnya orang Barat makan dibagi 3, makan pembuka, makanan Utama, dan makanan penutup, beda kalau orang Timur ketiga-tiganya makanan utama.




Manusia dan Pandangan Hidup

Manusia dan Pandangan Hidup

1.      Pengertian Pandangan hidup dan Ideologi
Pandangan hidup merupakan sebuah penalaran, pemikiran akal, sehingga dapat diakui kebenarannya. Kemudian berdasarkan pemikiran ini manusia menggunakannya sebagai pedoman, petunjuk, arahan dalam kehidupannya. Pandangan juga dapat diartikan sebagai pertimbangan, pendapat yang diperoleh dari hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah dalam waktu dan tempat hidupnya yang dapat digunakan sebagai petunjuk hidup di dunia.

2.      Pengertian dari Cita-Cita
cita cita adalah suatu harapan yang manusia inginkan akan terjadi di masa mendatang sesuai dengan keinginan manusia tersebut. mengapa cita cita merupakan suatu pandangan hidup? karena cita cita yang menggambarkan suatu pandangan hidup itu sendiri banyak faktor yang membuat kita gagal dalam melaksanakan cita cita, biasanya karena hambatan dari luar dan dari sendiri dimana manusia menyerah dalam menggapai cita citanya.

3.      Apa yang kita cita-citakan
Setiap orang pasti memiliki cita-cita dalam hidupnya. Berdasarkan dari maknanya sendiri, cita-cita secara langsung menjadi landasan semangat bagi pemiliknya untuk meraih cita-cita tersebut. Namun apabila orang tersebut menyerah dan melepaskan cita-citanya, maka dia sudah tidak memiliki cita-cita dalam hidupnya. Seperti contoh,Saya bercita-cita untuk menjadi seorang Database Administrator. Cita-cita tersebut dapat diraih bukan hanya tentang kemampuan tapi juga kemauan kita untuk meraih cita-cita tersebut, dan kembali meraih cita-cita tersebut apabila kita mulai menyerah.

4.      Arti dan Makna dari kebajikan
Kebajikan  merupakan perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakikatnya sama dengan perbuatan moral yang sesuai dengan norma agama dan etika. Manusia berbuat baik karena memang kodrat manusia itu baik, makhluk bermoral dan  beretika.
Ada 3 hal yang menentukan tingkah laku manusia yaitu factor keturunan, factor lingkungan, dan factor pengalaman.





Sunday, April 26, 2015

KEBUDAYAAN


Pengertian Kebudayaan

    Sebelum membahas tentang kebudayaan, sebaiknya lebih dahulu kita ketahui mengenai budaya. Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur rumit, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia sehingga kebanyakan orang cenderung menganggap diwariskan secara genetis. Misalnya, jika seseorang berusaha berkomunikasi dengan prang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan perbedaan tersebut dianggap sebagai mempelajari budaya. Kesulitan ketika berkomunikasi dengan  orang dengan latar belakang budaya yang berbeda karena pandangan tersebut terbbentuk dari berbagai budaya, misalnya “individualisme kasar” di Amerika, “keselarasan individu dengan alam” d Jepang dan “kepatuhan kolektif” di Cina. Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
       Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.

Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Unsur - Unsur Kebudayaan

Ada beberapa pendapat ahli yang mengemukakan mengenai komponen atau unsur kebudayaan, antara lain sebagai berikut:

Melville J. Herskovits menyebutkan kebudayaan memiliki 4 unsur pokok, yaitu:
  • alat-alat teknologi
  • sistem ekonomi
  • keluarga
  • kekuasaan politik

Bronislaw Malinowski mengatakan ada 4 unsur pokok yang meliputi:
  • sistem norma sosial yang memungkinkan kerja sama antara para anggota masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan alam sekelilingnya 
  • organisasi ekonomi 
  • alat-alat, dan lembaga-lembaga atau petugas-petugas untuk pendidikan (keluarga adalah lembaga pendidikan utama) 
  • organisasi kekuatan (politik)

C. Kluckhohn mengemukakan ada 7 unsur kebudayaan secara universal (universal categories of culture) yaitu:
  • bahasa
  • sistem pengetahuan
  • sistem tekhnologi, dan peralatan
  • sistem kesenian
  • sistem mata pencarian hidup
  • sistem religi
  • sistem kekerabatan, dan organisasi kemasyarakatan
D. Koentjaraningrat ada tujuh unsur kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem religi yang meliputi:

  •  sistem kepercayaan
  •  sistem nilai dan pandangan hidup
  •  komunikasi keagamaan
  •  upacara keagamaan

2. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang meliputi:

  •  kekerabatan
  •  asosiasi dan perkumpulan
  •  sistem kenegaraan
  •  sistem kesatuan hidup
  •  perkumpulan

3. Sistem pengetahuan meliputi pengetahuan tentang:

  •  flora dan fauna
  •  waktu, ruang dan bilangan
  •  tubuh manusia dan perilaku antar sesama manusia

4. Bahasa yaitu alat untuk berkomunikasi berbentuk:

  •  lisan
  •  tulisan

5. Kesenian yang meliputi:

  •  seni patung/pahat
  •  relief
  •  lukis dan gambar
  •  rias
  •  vokal
  •  musik
  •  bangunan
  •  kesusastraan
  •  drama

6. Sistem mata pencaharian hidup atau sistem ekonomi yang meliputi:

  •  berburu dan mengumpulkan makanan
  •  bercocok tanam
  •  peternakan
  •  perikanan
  •  perdagangan

7. Sistem peralatan hidup atau teknologi yang meliputi:

  •  produksi, distribusi, transportasi
  •  peralatan komunikasi
  •  peralatan konsumsi dalam bentuk wadah
  •  pakaian dan perhiasan
  •  tempat berlindung dan perumahan
  •  senjata

Wujud Kebudayaan


Wujud
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga: gagasan, aktivitas, dan artefak.

  • Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak; tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasan mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dalam karangan, dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut.
  • Aktivitas (tindakan)
Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasarkan adat tata kelakuan. Sifatnya konkret, terjadi dalam kehidupan sehari-hari, dan dapat diamati, dan didokumentasikan.
  • Artefak (karya)
Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebudayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai contoh: wujud kebudayaan ideal mengatur, dan memberi arah kepada tindakan (aktivitas) dan karya (artefak) manusia.

Orientasi Nilai Budaya



Perubahan Kebudayaan

Perubahan sosial budaya dapat terjadi bila sebuah kebudayaan melakukan kontak dengan kebudayaan asing. Perubahan sosial budaya adalah sebuah gejala berubahnya struktur sosial, dan pola budaya dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial budaya merupakan gejala umum yang terjadi sepanjang masa dalam setiap masyarakat. Perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat, dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia sebenarnya merupakan penyebab dari perubahan.

Ada tiga faktor yang dapat memengaruhi perubahan sosial:

  • tekanan kerja dalam masyarakat
  • keefektifan komunikasi
  • perubahan lingkungan alam.


Perubahan budaya juga dapat timbul akibat timbulnya perubahan lingkungan masyarakat, penemuan baru, dan kontak dengan kebudayaan lain. Sebagai contoh, berakhirnya zaman es berujung pada ditemukannya sistem pertanian, dan kemudian memancing inovasi-inovasi baru lainnya dalam kebudayaan.


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
http://karinarisaf.blogspot.com/2011/05/kebudayaan.html
https://irwanzulkifli.wordpress.com/2013/11/19/orientasi-nilai-budaya/


Sunday, March 22, 2015

ETIKA MENULIS DI INTERNET

   Etika adalah ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia. Tujuan dari mempelajari etika itu sendiri adalah untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu. Internet mulai ada di Indonesia sejak awal tahun 1990-an. Kemudian lambat laun seiring perkembangan teknologi, pengguna internet meningkat sehingga para penggunanya diharapkan untuk mengetahui etika dalam menyampaikan perasaan atau tulisan di internet sehingga pengguna internet dapat mengetahui dan memahami etika yang terkait dengan internet sehingga akan membuat para penggunanya merasa aman dan nyaman.
Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam dunia maya adalah sebagai berikut.
  • Pengguna internet berasal dari berbagai negara yang memiliki budaya, bahasa, dan adat istiadat berbeda-beda.
  • Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup dalam dunia anonim, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi.
  • Berbagai fasilitas yang diberikan di internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis karena ada juga "penghuni" dunia maya yang suka iseng dan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan.
  •  Pengguna internet selalu bertambah, yang artinya selalu ada "penghuni" baru yang kurang terbiasa dengan etika yang ada di dunia maya.


Berikut dapat dikatakan sebagai etika dalam menulis di internet:
  • Untuk penulisan update status di media sosial sebaiknya para pengguna menggunakan simbol-simbol yang ada secara bijak,
  • Jangan menggunakan huruf kapital,
  • Menggunakan kalimat yang sopan,
  • Tidak terlalu sering mengupdate status,
  • Tidak mengunggah foto yang tidak pantas,
  • Tidak menyinggung orang lain dengan tulisan kita,
  • Menghargai dan menjunjung tinggi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual dengan menghindari plagiarisme, pembajakan, dan selalu mencantumkan sumber setiap kali mengutip karya orang lain.
  • Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur pornografi
  • Tidak menampilkan tulisan atau gambar yang mengandung unsur SARA
  • Tetap menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dalam menulis tetapi tidak melanggar hak-hak orang lain


Di Indonesia aturan atau kaidah hukum mengenai etika menulis di internet pun sudah di undang-undangkan yang ditetapkan tahun 2008. Aturan itu adalah Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.
Pada UU ITE perbuatan yang dilarang menyangkut isi tulisan tertuang pada BAB VII pasal 27 ayat satu sampai empat dan pasal 28 ayat satu dan dua.
Pasal 27
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatanperjudian.
(3) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatanpenghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
(4) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ataumembuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatanpemerasan dan/atau pengancaman.
Pasal 28
(1) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.
(2) Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk
menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Mengenai ketentuan pidananya tertuang pada BAB XI Pasal 45 ayat 1 dan 2
Pasal 45
(1) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1),ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
(2) Setiap Orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (1) atau ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).


Sumber:





Friday, July 25, 2014

Kriteria Pemilihan Software Komputer Perbankan


Disadur dari
http://ri2stugas.blogspot.com/2011/05/kriteria-pemilihan-teknologi-perangkat.html

Kriteria pemilihan software komputer perbankan yang baik sesuai dengan kebutuhan bank secara umum berdasarkan pertimbangan-pertimbangan berikut:
1.      kemampuan dokumentasi dan penyimpanan data
Sebuah software perbankan digunakan untuk menampung keseluruhan data nasabah dan transaksi harian yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan oleh karena itu harus dipilih yang memliki kemampuan penyimpanannya besar dan cepat.

2.      keluwesan
Kegiatan operasional perbankan akan selalu berkembang kebutuhannya sehingga kondisi ini harus diantisipasi perangkat lunak itu sendiri walaupun sampai pada batas tertentu. Perrangkat lunak yang fleksibel dapat digunakan oleh beberapa bank tetapi system dan prosedurnya berbeda.

3.      system keamanan
Perangkat lunak perbankan memerlukan system keamanan untuk menjaga kerahasiaan data atau keuangan nasabah serta mencegah penyalahgunaan data atau keuangan oleh pihak yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab

4.      kemudahan dalam penggunaan
perangkat lunak perbankan yang digunakan oleh petugas bank dapat dengan mudah dipahami untuk memudahkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya sehingga tidak menghambat operasional bank itu sendiri.

5.      system pelaporan
sistem pelaporan yang dihasilkan dari perangkat lunak perbankan ini harus disajikan secara lengkap dan jelas sehingga laporan yang nantinya akan disajikan kepada pihak yang berkepentingan lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan

6.      aspek pemeliharaan
untuk mendapatkan kinerja yang baik dari perangkat lunak perbankan tersebut maka diperlukan perbaikan dan pemeliharaan system juga menghindari adanya system crash sehingga menghambat operasional bank tersebut.

7.      source code

disamping kebutuhan perangkat lunak yang sudah berbentuk file .exe pihak bank juga membutuhkan blue print dari perangkat lunak yang digunakan untuk memudahkan penggantian kebutuhan yang diinginkan.

Investasi Jangka Panjang

Investasi Jangka Panjang

http://rulywiliandri.files.wordpress.com/2014/03/akuntansi-investasi-jangka-panjang.pdf

Sekuritas yang tidak mudah diperdagangkan dan dilakukan dalam jangka waktu yang lama atau dilakukan dalam jangka waktu lebih dari satu tahun atau lebih dari siklus normal operasi perusahaan.

Jenis-Jenis Investasi Jangka Panjang
1.      Investasi Obligasi
Investasi jangka panjang dalam obligasi memberikan jaminan yang pasti atas penerimaan bunga selama kurun waktu tertentu, karena apabila suku bunga di pasaran menurun tidak akan mempengaruhi bunga obligasi karena tingkat bunganya tidak berubah dan telah ditetapkan didalam perjanjian.

2.      Investasi Saham

Investasi jangka panjang dalam saham memberi penghasilan atau dividen yang lebih tinggi, bila perusahaan mendapa laba yang tinggi. Mempunyai hak suara sebagai pemilik yang berari turut menentukan kebijakan perusahaan.